Analisis Kendala Penggunaan Bahasa Dalam Pekerjaan Pada Masyarakat Sunda

  • Gusti Leony Augustya Prathiwi
Keywords: bahasa, Sunda, kendala lingkungan kerja, komunikasi organisasi

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki beragam kebudayaan dan juga bahasa. Adanya keanekaragamanan budaya ini dapat saling bersinggungan saat bertemu. Demikian juga dengan adanya sebuah perusahaan pembiayaan non-bank  yang memiliki cabang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini mengakibatkan terjadinya permutasiaan karyawan yang berbeda budaya untuk beradaptasi di lingkungan kerja yang baru. Salah satunya bisa juga dengan lingkungan suku Sunda. Orang non-Sunda memasuki lingkungan Sunda yang mayoritas menggunakan bahasa daerah Sunda sebagai bahasa sehari-hari menemukan kesulitan. Kesulitan ini menjadi penghambat dalam berkomunikasi. Hambatan tersebut salah satunya adalah bahasa yang berbeda. Penelitian ini mencari tau hambatan bahasa bagi karyawan non-Sunda di lingkungan kerja Sunda dan juga bagaimana cara mereka beradaptasi untuk dapat berkomunikasi. Selain budaya organisasi dan juga strategi individu menjadi perhatian dalam penelitian ini. Dengan nara sumber dua orang Sunda dan dua orang non Sunda sebagai sumber data penelitian. Hal ini menjadi menarik dibahas karena penyesuaian dilakukan oleh individu pada saat menghadapi kegiatan dalam jangka waktu lama, dalam hal ini bekerja.

References

Ariyani, N. I. (2013). Strategi, Adaptasi Orang Minang terhadap Bahasa, Makanan, dan Norma Masyarakat Jawa. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 5(1), 26-37. https://doi.org/10.15294/komunitas.v5i1.2369

Armansyah, W. (2015). Penyebab Terjadinya Perbedaan Bahasa Setiap. BelajarBagus.net. http://www.belajarbagus.net/2015/08/penyebab-terjadinya-perbedaan-bahasa-setiap-suku-bangsa.html

Billore, G., & Borg, J. E. (2014). Cultural Entry Barriers for SMEs : An Exploratory Study of Cultural Entry Barriers for foreign SMEs entering Japan (No. Publikasi 724504) [Tesis Magister, Linnæus University]. Digitala Vetenskapliga Arkivet.

Chaer, A. (2007). Kajian Bahasa: Struktur Internal, Pemakaian, dan Pemelajaran. Rineka Cipta.

Chrysha, M. (2016, Mei 13). Berapa Banyak Pulau di Indonesia?. Kompas. http://edukasi.kompas.com/read/2016/05/13/17374591/berapa.banyak.pulau.di.indonesia

Hardjana, A. M. (2003). Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Kanisius.

Heryadi, H., & Silvana, H. (2013). Komunikasi Antarbudaya dalam Masyarakat Multikultur (Studi tentang Adaptasi Masyarakat Migran Sunda di Desa Imigrasi Permu Kecamatan Kepahiang Provinsi Bengkulu). Jurnal Kajian Komunikasi, 1(1), 95-108. https://doi.org/10.24198/jkk.v1i1.6034

Liliweri, A. (2002). Makna Budaya dalam Komunikasi Antarbudaya. LKIS Yogyakarta.

Liliweri, A. (2013). Dasar-dasar Komunikasi Antarbudaya. Pustaka Pelajar.

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2015). Teori Komunikasi Theories of Human Communication (9th ed.). Salemba Humanika.

Mulyana, D., & Rakhmat, J. (Eds.). (2005). Komunikasi Antarbudaya Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Remaja Rosdakarya.

Musfar, T. F., & Novia, V. (2012). Pengaruh Experiental Marketing terhadap Customer Loyalty pada Pelanggan Restoran Koki Sunda di Pekanbaru. Jurnal Ekonomi, 20(4).

Na’im, A., & Syaputra, H. (2012). Kewarganegaraan,Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia: Hasil Sensus Penduduk 2010. Badan Pusat Statistik.

Novianti, E. (2014). Pola Komunikasi Pasangan Antaretnik Sunda-Minang di Bandung (Studi Etnografi Komunikasi Pasangan Sunda-Minang perantauan dalam pembentukan etnik di Pasar Baru Trade Center). Jurnal Kajian Komunikasi, 2(2), 161-172. https://doi.org/10.24198/jkk.v2i2.7383

Nugroho, A. B., Lestari, P., & Wiendijarti, I. (2012). Pola Komunikasi Antarbudaya Batak dan Jawa di Yogyakarta. Jurnal ASPIKOM, 1(5), 403-418. http://dx.doi.org/10.24329/aspikom.v1i5.44

Nuryanto. (2011). Ilmu Komunikasi dalam Konstruksi Pemikiran Wilbur Schramm. Jurnal Komunikasi Massa, 4(2), 1-16.

Ridwan, A. (2016). Komunikasi Antarbudaya Mengubah Persepsi dan Sikap dalam Meningkatkan Kreativitas Manusia. CV Pustaka Setia.

Rozalena, A. (2014). Model Budaya Organisasi Berbasis High and Low Context Pada Kegiatan Komunikasi Bisnis Antarbudaya. Proseding Seminar Bisnis & Teknologi, 2407-6171.

Samovar, L. A., Porter, R. E., & McDaniel, E. R. (2010). Komunikasi Lintas Budaya Communication Between Cultures (7th ed.). Salemba Humanika.

Setiawati, I. (2008). Peran Komunikasi Massal dalam Perubahan Budaya dan Prilaku Masyarakat. Jurnal Fokus Ekonomi, 3(2), 44 - 55.

Sumardjo, J. (2015). Sunda Pola Rasionalitas Budaya. Kelir.

Tedjakusuma, F., & Sutanto, E. M. (2015). Komunikasi Antar Karyawan Etnis Jawa dan Tionghoa. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 17(2), 167-176. https://doi.org/10.9744/jmk.17.2.177-186

Teguh, M. (2017). Komunikasi Lintas Budaya antara Dosen dan Mahasiswa Asing Asal Korea di Universitas Ciputra. Jurnal Visi Komunikasi, 14(2), 157-168.

Utami, Y. S. (2016). Pola Komunikasi Etnis Arab dan Etnis Sunda dalam Perkawinan Mut'ah di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Jurnal Kajian Komunikasi, 4(1), 75-83. https://doi.org/10.24198/jkk.vol4n1.7

West, R., & Turner, L.H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi (3rd ed.). Salemba Humanika.

Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Grasindo.

Zahra, A. A., & Prasetya, A. (2016). Pengaruh Cultural Barrier terhadap Komunikasi Lintas Budaya dan Stress Kerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT. Krakatau Daedong Machinery - Cilegon. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 36(1), 82-91.
Published
2020-12-31
How to Cite
Prathiwi, G. (2020, December 31). Analisis Kendala Penggunaan Bahasa Dalam Pekerjaan Pada Masyarakat Sunda. COMMENTATE: Journal of Communication Management, 1(2), 129-147. Retrieved from http://journal.lspr.edu/index.php/commentate/article/view/163