• COMMUNICARE
    Vol 5 No 2 (2018)

    Salam hangat dari redaksi Jurnal Communicare!

    Selama beberapa edisi yang lalu, Jurnal Communicare terbitan Research Center and Publication - The London School of Public Relations (LSPR) -Jakarta secara berkala telah menjadi wadah yang mempublikasikan hasil penelitian dan artikel – artikel bidang komunikasi.

    Pada edisi kali ini, sembari menutup edisi tahun 2018, redaksi Communicare menyajikan beberapa artikel yang masuk ke meja redaksi. Dibuka dengan discourse analysis oleh Ayu Tiara Maretha mengenai dominance of power dalam pidato kepresidenan Donald Trump perihal pengakuan bahwa Yerusalem adalah Ibukota Israel, dan dilanjutkan dengan artikel ke dua tentang Literasi Dampak Penggunaan Smartphone Bagi Kehidupan Sosial di Desa Ngadirojo, Kabupaten Pacitan yang disajikan oleh Muchamad Rizqi & Bagus Cahyo Shah Adhi Pradana. Artikel ke tiga dipaparkan oleh Anisa Rizki Sabrina mengenai Literasi Digital Sebagai Upaya Preventif Menanggulangi Hoax, dilanjutkan dengan artikel yang masih berada di area media digial yaitu mengenai persepsi konsumen atas endorsement produk yang dilakukan oleh selebriti di Instagram hasil riset dari Maria Eka Kurniawati. Artikel ke lima beralih ke pelaksanaan branding yang kali ini mengangkat topik tentang Wonderful Indonesia dari sisi komunikasi marketing oleh Fasya Syifa Mutma, & Reni Dyanasari, dan ditutup oleh artikel riset dari Kevin Tan mengenai komunikasi dalam dunia fashion design Indonesia yang mengangkat tema Eco-Fashion.

    Enam artikel yang menarik dari berbagai bidang komunikasi yang terjadi kali ini semoga dapat memperkaya pandangan kita terhadap dunia komunikasi yang selalu berkembang.

    Mengutip Mervin Gordon, “No research is ever quite complete. It is the glory of a good bit of work that it opens the way for something still better.” Tetap semangat dalam berkarya dan salam komunikasi!

  • COMMUNICARE
    Vol 5 No 1 (2018)

    Salam hangat dari redaksi Jurnal Communicare!

    Pada edisi kali ini, membuka edisi Communicare 2018, redaksi Communicare menyajikan beberapa artikel menarik yang masuk ke meja redaksi. Artikel Anang Masduki dan Rendra Widyatama membuka edisi kali ini dengan artikelnya yang bertutur tentang komunikasi politik berkaitan dengan pemilu DPD-RI, Artikel selanjutnya beralih ke topik brand dan loyalitas di social media perihal endorsment yang oleh celebrity karya Tyara Citra & Magda Harahap. Dilanjutkan dengan pembahasan oleh Hadi Nugroho, Usep Suhud & Rochyati mengenai Penerapan Pengembangan Teori Technology Acceptance Model. Kemudian Sari Monik Agustin membahas mengenai Panopticism of Normal Body Discourse in Advertisement yang menarik untuk kita simak. Volume 5 Edisi 1 ini ditutup dengan artikel karya Ekky Dwi Pratama & Aprida Sihombing yang meneliti mengenai strategi KOMINFO dalam mengatasi fenomena ujaran kebencian yang semakin marak.

    Enam artikel yang menarik dari berbagai bidang komunikasi yang terjadi kali ini semoga dapat memperkaya pandangan kita terhadap dunia komunikasi yang selalu berkembang.

    Mengutip Mervin Gordon, “No research is ever quite complete. It is the glory of a good bit of work that it opens the way for something still better.” Tetap semangat dalam berkarya dan salam komunikasi!

  • COMMUNICARE
    Vol 4 No 2 (2017)

    Salam hangat dari redaksi Jurnal Communicare!

    Komunikasi adalah bidang selalu menarik untuk diteliti. Selama beberapa edisi yang lalu, Jurnal Communicare terbitan Research Center and Publication - The London School of Public Relations (LSPR) -Jakarta secara berkala telah menjadi wadah yang mempublikasikan hasil penelitian dan artikel – artikel bidang komunikasi.

    Pada edisi kali ini, sembari menutup edisi tahun 2017, Jurnal Communicare mengumpulkan beberapa artikel dari para penulis dengan tema besar komunikasi. Volume 4 Nomor 2 kali ini dibuka dengan artikel “Representasi Maskulinitas pada Iklan Cetak (Analisa Semiotika Iklan Rokok Djarum Black)” yang dikemas dalam pembahasan semiotika. Dilanjutkan dengan “Strategi Industri Periklanan dalam Menghadapi Khalayak Selektif” yang menggunakan uses and gratification theory. Setelah kedua artikel tersebut, terdapat artikel lain mengenai “Konflik Transportasi Ojek Pangkalan dan Ojek Online di Bandung (Studi Analisis Tentang Identitas Budaya, Manajemen Konflik, dan Teknologi)” yang menganalisa konflik kekiniaan efek kemajuan teknologi. Dilanjutkan dengan “Hubungan Program CSR (Corporate Social Responsibility) Mudik Lebaran Gratis terhadap Citra Perusahaan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.” Yang memaparkan sisi PR dari  ilmu komunikasi.

    Di bagian akhir terdapat 2 artikel yang tak kalah menarik mengenai “Komunikasi Persuasif Pekerja Sosial dalam Proses Adaptasi Imigran Anak Tanpa Pendamping di Indonesia” yang menegkonstruksikan komunikasi persuasif pada masalah kekurangpahaman imigran anak tanpa pendamping yang menimbulkan kesalah pahaman dalam praktek pendampingan.  Ditutup dengan artikel “Kegiatan Media Relations Mayapada Healthcare Group dalam Membentuk Citra Mayapada Hospital” yang memperlihatkan kita cara-cara pembentukan citra rumah sakit saat ini. Sebagai penutup, redaksi Jurnal Communicare berterima kasih atas kesediaan para kontributor, mitra bestari baik dari dalam lingkup LSPR maupun luar LSPR dan juga para pihak yang mendukung Jurnal Communicare dapat terus hadir. Besar harapan kami bahwa Jurnal Communicare dapat terus ikut serta mmemperkaya dunia komunikasi Indonesia dengan publikasi yang semakin beragam dan mutu yang semakin baik.

    Mengutip Mervin Gordon, “No research is ever quite complete. It is the glory of a good bit of work that it opens the way for something still better.” Tetap semangat dalam berkarya dan salam komunikasi!

  • COMMUNICARE
    Vol 4 No 1 (2017)

    Salam hangat dari redaksi Jurnal Communicare!

    Komunikasi adalah bidang yang sangat luas, tidak ada habisnya dan selalu menarik untuk diteliti. Selama beberapa edisi yang lalu, Jurnal Communicare terbitan Research Center and Publication - The London School of Public Relations (LSPR) -Jakarta secara berkala telah menjadi wadah dalam mempublikasikan hasil penelitian dan artikel di bidang komunikasi.

    Pada edisi kali ini, mencoba melihat dengan perspektif yang berbeda dari sebelumnya, redaksi Jurnal Communicare menyaring beberapa artikel yang menarik dan merangkumnya menjadi satu. Dalam dua bagian besar, Jurnal Communicare kali ini membahas tema tentang pola komunikasi budaya populer dan juga media digital serta komunikasi yang berkaitan dengan anak serta komponen-komponen yang mengelilinginya.

    Volume 4 Nomor 1 Jurnal Communicare ini dibuka dengan artikel hasil penelitian Rudi Sukandar yang berbicara tentang percakapan belakang punggung atau gosip antara anggota komunitas tertutup berkaitan dengan interaksi tatap muka mereka dengan objek gosip tersebut. Dilanjutkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Yaumul Rizky dan Yolanda Stellarosa tentang preferensi penonton terhadap film Indonesia di Jakarta dengan melihat atribut film. Selanjutnya adalah artikel dengan judul Children in Adult Television World: The Importance of Media Literacy in Family Viewing Habit, karya Tribuana Tungga Dewi & Muhammad Jaka Permana yang masih berada di area literasi media.

    Selain artikel di atas, terdapat juga artikel mengenai pelaksanaan acara The Joy of Children oleh Magdalena Fenisia Caroline yang dilaksanakan bagi anak-anak kurang beruntung di Jakarta untuk menaikkan kesadaran akan isu lingkungan hidup terutama perihal pencemaran air. Masih dengan nuansa anak, Dwi Rizqi Anta dan Arie Prasetio mengulas tentang proses komunikai dan komponen komunikasi dalam membentuk hubungan antara pengajar dan anak jalanan. 

    Sebagai penutup, redaksi Jurnal Communicare berterima kasih atas kesediaan para kontributor, mitra bestari baik dari dalam lingkup LSPR maupun luar LSPR dan juga para pihak yang mendukung Jurnal Communicare dapat terus hadir. Besar harapan kami bahwa Jurnal Communicare dapat terus ikut serta memperkaya dunia komunikasi Indonesia dengan publikasi yang semakin beragam dan mutu yang semakin baik.

    Mengutip Mervin Gordon, “No research is ever quite complete. It is the glory of a good bit of work that it opens the way for something still better.” Tetap semangat dalam berkarya dan salam komunikasi!

  • Communicare
    Vol 3 No 1 (2016)
  • COMMUNICARE
    Vol 3 No 2 (2016)

    Communicare

     

    Kata “communicare” yang menjadi nama jurnal ini dimaksudkan sebagai dua hal. Pertama, bila dimaksudkan sebagai kata kerja transitif dari Bahasa Latin yang berarti “berbagi”, “menerima” dan “bergabung”, maka tindakan-tindakan inilah diantaranya yang menjadi ciri komunikasi antarmanusia. Kedua, kata ini juga bisa berarti gabungan dari dua kata Bahasa Inggris yaitu “communi” (yang merupakan singkatan dari kata “communication”) dan “care” yang kira-kira berarti “komunikasi dengan perhatian/kepedulian”. Hanya “komunikasi dengan perhatian/kepedulian” yang mampu membawa pihak pengirim dan penerima pesan sampai pada kesalingpahaman dan makna yang sama dalam tindakan komunikasi.

     

    Jurnal Communicare diterbitkan untuk memenuhi makna dasar tersebut, yaitu menjadi tempat berbagi pandangan akan ilmu komunikasi yang lalu kemudian diharapkan akan semakin banyak sarjana bergabung menuliskan pemikirannya di sini. Namun tidak cuma itu, jurnal ini juga diharapkan bisa mewakili visi dan misi LSPR sebagai lembaga yang peduli akan masyarakat dalam usaha untuk mencerdasakan bangsa. Kepedulian adalah inti dari komunikasi bila kita ingin memahami apa yang sedang kita pelajari, dan atas dasar pemahaman yang baik itulah perbaikan atasnya akan dimungkinkan.

1 - 6 of 6 items