• Communicare : Journal of Communication Studies
    Vol 6 No 1 (2019)

    Communicare : Journal of Communication Studies atau biasa disebut Jurnal Communicare LSPR adalah jurnal di bidang Ilmu Komunikasi dengan ISSN 2089-5739 (cetak) dan E-ISSN 2502-2091 (online). Jurnal Communicare LSPR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi ( LSPR, dan merupakan anggota dari Asosiasi Pengelola Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) sejak tanggal 14 Februari 2017. Pada tanggal 8 Agustus 2019, Communicare : Journal of Communication Studies menandatangani MoU dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) yang menandai dimulainya kerjasama kedua belah pihak. Nama Communicare diambil dari Bahasa Latin ‘Communicare’ yang artinya “berbagi”, “menerima”, dan “bergabung”. Asal kata ini, dan juga permainan kata Bahasa Inggris “Communi(cation)-care” adalah dasar pembentukan nama jurnal ini, dengan tujuan (seperti penggabungan arti kata-kata tersebut) agar Jurnal Communicare dapat menjadi penghubung komunikasi antar manusia, saling berbagi pandangan tentang ilmu komunikasi, terbuka, dan peduli. Jurnal Communicare pertama kali terbit dalam edisi cetak pada tahun 2013, terdaftar dan memiliki ISSN cetak pada tahun 2015 dan mulai beralih ke edisi digital dan E-ISSN pada tahun 2016. Seiring berjalannya waktu, Jurnal Communicare mengalami beberapa perubahan dan penyesuaian. Untuk lebih detailnya, silahkan mengakses Journal History

    Jadwal Terbit

    Jurnal Communicare terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Juni dan Desember.

    Fokus dan Ruang Lingkup

    Jurnal Communicare memiliki fokus dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi. Ruang lingkup topik dalam Jurnal Communicare memfokuskan diri (namun tidak menutup kemungkinan untuk topik lainnya dalam ranah Ilmu Komunikasi) pada topik berikut :

    1. Public Relations
    2. Komunikasi Media Massa dan Komunikasi Media Sosial
    3. Marketing Komunikasi
    4. Komunikasi Media Digital & Periklanan
    5. Performing Arts Communication
    6. Komunikasi Hubungan Internasional
    7. Komunikasi Kewirausahaan dan Bisnis
    8. Hospitality Communication Management & MICE
    9. Komunikasi Lingkungan
    10. Komunikasi Politik
    11. Literasi Media dan Komunikasi
    12. Jurnalistik

    Publication Ethics & Peer Review Process

    Communicare : Journal of Communication Studies tunduk pada COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors.Untuk selengkapnya dapat diakses pada bagian Publication Ethics.

    Setiap artikel yang masuk ke Jurnal Communicare akan melalui serangkaian proses review. Proses yang digunakan adalah double blind peer-review. Proses ini memastikan bahwa penulis dan reviewer sama-sama tidak saling mengetahui identitas masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektifitas dalam proses review yang berlangsung.

    • Proses review dilakukan setelah artikel melalui proses editing awal.
    • Dalam proses review, Reviewer dihimbau untuk memperhatikan keasliaan, objektivitas, metodologi, dampak keilmuan, kesimpulan dan referensi dalam artikel tersebut.
    • Hal di atas adalah yang mendasari editor untuk melakukan proses selanjutnya yaitu penerimaan artikel, revisi, atau penolakan artikel.

    Naskah artikel akan ditolak apabila :

    • Tidak masuk kedalam ruang lingkup jurnal.
    • Tidak mengikuti author guidelines dan tidak bersedia untuk melakukan penyesuaian.
    • Terindikasi melakukan plagiasi lebih dari 20%
    • Memuat topik atau pembahasan yang mempromosikan rokok atau perusahaan rokok.

    Open Access Policy

    Communicare : Journal of Communication Studies mendukung keterbukaan akses seluas-luasnya bagi ilmu pengetahuan dengan membuka hasil riset yang dimuat di jurnal ini untuk dapat diakses oleh semua orang dan digunakan sebaik-baiknya.

    Open access policy Communicare : Journal of Communication Studies didukung dengan penggunaan lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License

    Lebih lengkap mengenai ketentuan dan lainnya, silahkan mengakses menu di sidebar.

  • Communicare : Journal of Communication Studies
    Vol 5 No 2 (2018)

    Communicare : Journal of Communication Studies atau biasa disebut Jurnal Communicare LSPR adalah jurnal di bidang Ilmu Komunikasi dengan ISSN 2089-5739 (cetak) dan E-ISSN 2502-2091 (online). Jurnal Communicare LSPR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi ( LSPR, dan merupakan anggota dari Asosiasi Pengelola Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) sejak bulan Februari 2017. Nama Communicare diambil dari Bahasa Latin ‘Communicare’ yang artinya “berbagi”, “menerima”, dan “bergabung”. Asal kata ini, dan juga permainan kata Bahasa Inggris “Communi(cation)-care” adalah dasar pembentukan nama jurnal ini, dengan tujuan (seperti penggabungan arti kata-kata tersebut) agar Jurnal Communicare dapat menjadi penghubung komunikasi antar manusia, saling berbagi pandangan tentang ilmu komunikasi, terbuka, dan peduli. Jurnal Communicare pertama kali terbit dalam edisi cetak pada tahun 2013, terdaftar dan memiliki ISSN cetak pada tahun 2015 dan mulai beralih ke edisi digital dan E-ISSN pada tahun 2016. Seiring berjalannya waktu, Jurnal Communicare mengalami beberapa perubahan dan penyesuaian. Untuk lebih detailnya, silahkan mengakses Journal History

    Jadwal Terbit

    Jurnal Communicare terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Juni dan Desember.

    Fokus dan Ruang Lingkup

    Jurnal Communicare memiliki fokus dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi. Ruang lingkup topik dalam Jurnal Communicare memfokuskan diri (namun tidak menutup kemungkinan untuk topik lainnya dalam ranah Ilmu Komunikasi) pada topik berikut :

    1. Public Relations
    1. Komunikasi Media Massa dan Komunikasi Media Sosial
    2. Marketing Komunikasi
    3. Komunikasi Media Digital & Periklanan
    4. Performing Arts Communication
    5. Komunikasi Hubungan Internasional
    6. Komunikasi Kewirausahaan dan Bisnis
    7. Hospitality Communication Management & MICE
    8. Komunikasi Lingkungan
    9. Komunikasi Politik
    10. Literasi Media dan Komunikasi
    11. Jurnalistik

    Publication Ethics & Peer Review Process

    Communicare : Journal of Communication Studies tunduk pada COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors.Untuk selengkapnya dapat diakses pada bagian Publication Ethics.

    Setiap artikel yang masuk ke Jurnal Communicare akan melalui serangkaian proses review. Proses yang digunakan adalah double blind peer-review. Proses ini memastikan bahwa penulis dan reviewer sama-sama tidak saling mengetahui identitas masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektifitas dalam proses review yang berlangsung.

    • Proses review dilakukan setelah artikel melalui proses editing awal.
    • Dalam proses review, Reviewer dihimbau untuk memperhatikan keasliaan, objektivitas, metodologi, dampak keilmuan, kesimpulan dan referensi dalam artikel tersebut.
    • Hal di atas adalah yang mendasari editor untuk melakukan proses selanjutnya yaitu penerimaan artikel, revisi, atau penolakan artikel.

    Naskah artikel akan ditolak apabila :

    • Tidak masuk kedalam ruang lingkup jurnal.
    • Tidak mengikuti author guidelines dan tidak bersedia untuk melakukan penyesuaian.
    • Terindikasi melakukan plagiasi lebih dari 20%
    • Memuat topik atau pembahasan yang mempromosikan rokok atau perusahaan rokok.

    Open Access Policy

    Communicare : Journal of Communication Studies mendukung keterbukaan akses seluas-luasnya bagi ilmu pengetahuan dengan membuka hasil riset yang dimuat di jurnal ini untuk dapat diakses oleh semua orang dan digunakan sebaik-baiknya.

    Open access policy Communicare : Journal of Communication Studies didukung dengan penggunaan lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License

    Lebih lengkap mengenai ketentuan dan lainnya, silahkan mengakses menu di sidebar.

  • communicare vol 5 no 1 cover Communicare : Journal of Communication Studies
    Vol 5 No 1 (2018)

    Communicare : Journal of Communication Studies atau biasa disebut Jurnal Communicare LSPR adalah jurnal di bidang Ilmu Komunikasi dengan ISSN 2089-5739 (cetak) dan E-ISSN 2502-2091 (online). Jurnal Communicare LSPR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi ( LSPR, dan merupakan anggota dari Asosiasi Pengelola Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) sejak bulan Februari 2017. Nama Communicare diambil dari Bahasa Latin ‘Communicare’ yang artinya “berbagi”, “menerima”, dan “bergabung”. Asal kata ini, dan juga permainan kata Bahasa Inggris “Communi(cation)-care” adalah dasar pembentukan nama jurnal ini, dengan tujuan (seperti penggabungan arti kata-kata tersebut) agar Jurnal Communicare dapat menjadi penghubung komunikasi antar manusia, saling berbagi pandangan tentang ilmu komunikasi, terbuka, dan peduli. Jurnal Communicare pertama kali terbit dalam edisi cetak pada tahun 2013, terdaftar dan memiliki ISSN cetak pada tahun 2015 dan mulai beralih ke edisi digital dan E-ISSN pada tahun 2016. Seiring berjalannya waktu, Jurnal Communicare mengalami beberapa perubahan dan penyesuaian. Untuk lebih detailnya, silahkan mengakses Journal History

    Jadwal Terbit

    Jurnal Communicare terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Juni dan Desember.

    Fokus dan Ruang Lingkup

    Jurnal Communicare memiliki fokus dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi. Ruang lingkup topik dalam Jurnal Communicare memfokuskan diri (namun tidak menutup kemungkinan untuk topik lainnya dalam ranah Ilmu Komunikasi) pada topik berikut :

    1. Public Relations
    1. Komunikasi Media Massa dan Komunikasi Media Sosial
    2. Marketing Komunikasi
    3. Komunikasi Media Digital & Periklanan
    4. Performing Arts Communication
    5. Komunikasi Hubungan Internasional
    6. Komunikasi Kewirausahaan dan Bisnis
    7. Hospitality Communication Management & MICE
    8. Komunikasi Lingkungan
    9. Komunikasi Politik
    10. Literasi Media dan Komunikasi
    11. Jurnalistik

    Publication Ethics & Peer Review Process

    Communicare : Journal of Communication Studies tunduk pada COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors.Untuk selengkapnya dapat diakses pada bagian Publication Ethics.

    Setiap artikel yang masuk ke Jurnal Communicare akan melalui serangkaian proses review. Proses yang digunakan adalah double blind peer-review. Proses ini memastikan bahwa penulis dan reviewer sama-sama tidak saling mengetahui identitas masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektifitas dalam proses review yang berlangsung.

    • Proses review dilakukan setelah artikel melalui proses editing awal.
    • Dalam proses review, Reviewer dihimbau untuk memperhatikan keasliaan, objektivitas, metodologi, dampak keilmuan, kesimpulan dan referensi dalam artikel tersebut.
    • Hal di atas adalah yang mendasari editor untuk melakukan proses selanjutnya yaitu penerimaan artikel, revisi, atau penolakan artikel.

    Naskah artikel akan ditolak apabila :

    • Tidak masuk kedalam ruang lingkup jurnal.
    • Tidak mengikuti author guidelines dan tidak bersedia untuk melakukan penyesuaian.
    • Terindikasi melakukan plagiasi lebih dari 20%
    • Memuat topik atau pembahasan yang mempromosikan rokok atau perusahaan rokok.

    Open Access Policy

    Communicare : Journal of Communication Studies mendukung keterbukaan akses seluas-luasnya bagi ilmu pengetahuan dengan membuka hasil riset yang dimuat di jurnal ini untuk dapat diakses oleh semua orang dan digunakan sebaik-baiknya.

    Open access policy Communicare : Journal of Communication Studies didukung dengan penggunaan lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License

    Lebih lengkap mengenai ketentuan dan lainnya, silahkan mengakses menu di sidebar.

  • communicare vol 4 no 2 cover Communicare : Journal of Communication Studies
    Vol 4 No 2 (2017)

    Communicare : Journal of Communication Studies atau biasa disebut Jurnal Communicare LSPR adalah jurnal di bidang Ilmu Komunikasi dengan ISSN 2089-5739 (cetak) dan E-ISSN 2502-2091 (online). Jurnal Communicare LSPR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi ( LSPR, dan merupakan anggota dari Asosiasi Pengelola Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) sejak bulan Februari 2017. Nama Communicare diambil dari Bahasa Latin ‘Communicare’ yang artinya “berbagi”, “menerima”, dan “bergabung”. Asal kata ini, dan juga permainan kata Bahasa Inggris “Communi(cation)-care” adalah dasar pembentukan nama jurnal ini, dengan tujuan (seperti penggabungan arti kata-kata tersebut) agar Jurnal Communicare dapat menjadi penghubung komunikasi antar manusia, saling berbagi pandangan tentang ilmu komunikasi, terbuka, dan peduli. Jurnal Communicare pertama kali terbit dalam edisi cetak pada tahun 2013, terdaftar dan memiliki ISSN cetak pada tahun 2015 dan mulai beralih ke edisi digital dan E-ISSN pada tahun 2016. Seiring berjalannya waktu, Jurnal Communicare mengalami beberapa perubahan dan penyesuaian. Untuk lebih detailnya, silahkan mengakses Journal History

    Jadwal Terbit

    Jurnal Communicare terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Juni dan Desember.

    Fokus dan Ruang Lingkup

    Jurnal Communicare memiliki fokus dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi. Ruang lingkup topik dalam Jurnal Communicare memfokuskan diri (namun tidak menutup kemungkinan untuk topik lainnya dalam ranah Ilmu Komunikasi) pada topik berikut :

    1. Public Relations
    1. Komunikasi Media Massa dan Komunikasi Media Sosial
    2. Marketing Komunikasi
    3. Komunikasi Media Digital & Periklanan
    4. Performing Arts Communication
    5. Komunikasi Hubungan Internasional
    6. Komunikasi Kewirausahaan dan Bisnis
    7. Hospitality Communication Management & MICE
    8. Komunikasi Lingkungan
    9. Komunikasi Politik
    10. Literasi Media dan Komunikasi
    11. Jurnalistik

    Publication Ethics & Peer Review Process

    Communicare : Journal of Communication Studies tunduk pada COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors.Untuk selengkapnya dapat diakses pada bagian Publication Ethics.

    Setiap artikel yang masuk ke Jurnal Communicare akan melalui serangkaian proses review. Proses yang digunakan adalah double blind peer-review. Proses ini memastikan bahwa penulis dan reviewer sama-sama tidak saling mengetahui identitas masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektifitas dalam proses review yang berlangsung.

    • Proses review dilakukan setelah artikel melalui proses editing awal.
    • Dalam proses review, Reviewer dihimbau untuk memperhatikan keasliaan, objektivitas, metodologi, dampak keilmuan, kesimpulan dan referensi dalam artikel tersebut.
    • Hal di atas adalah yang mendasari editor untuk melakukan proses selanjutnya yaitu penerimaan artikel, revisi, atau penolakan artikel.

    Naskah artikel akan ditolak apabila :

    • Tidak masuk kedalam ruang lingkup jurnal.
    • Tidak mengikuti author guidelines dan tidak bersedia untuk melakukan penyesuaian.
    • Terindikasi melakukan plagiasi lebih dari 20%
    • Memuat topik atau pembahasan yang mempromosikan rokok atau perusahaan rokok.

    Open Access Policy

    Communicare : Journal of Communication Studies mendukung keterbukaan akses seluas-luasnya bagi ilmu pengetahuan dengan membuka hasil riset yang dimuat di jurnal ini untuk dapat diakses oleh semua orang dan digunakan sebaik-baiknya.

    Open access policy Communicare : Journal of Communication Studies didukung dengan penggunaan lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License

    Lebih lengkap mengenai ketentuan dan lainnya, silahkan mengakses menu di sidebar.

  • communicare vol 4 no 1 cover Communicare : Journal of Communication Studies
    Vol 4 No 1 (2017)

    Salam hangat dari redaksi Jurnal Communicare!

    Komunikasi adalah bidang yang sangat luas, tidak ada habisnya dan selalu menarik untuk diteliti. Selama beberapa edisi yang lalu, Jurnal Communicare terbitan Research Center and Publication - The London School of Public Relations (LSPR) -Jakarta secara berkala telah menjadi wadah dalam mempublikasikan hasil penelitian dan artikel di bidang komunikasi.

    Pada edisi kali ini, mencoba melihat dengan perspektif yang berbeda dari sebelumnya, redaksi Jurnal Communicare menyaring beberapa artikel yang menarik dan merangkumnya menjadi satu. Dalam dua bagian besar, Jurnal Communicare kali ini membahas tema tentang pola komunikasi budaya populer dan juga media digital serta komunikasi yang berkaitan dengan anak serta komponen-komponen yang mengelilinginya.

    Volume 4 Nomor 1 Jurnal Communicare ini dibuka dengan artikel hasil penelitian Rudi Sukandar yang berbicara tentang percakapan belakang punggung atau gosip antara anggota komunitas tertutup berkaitan dengan interaksi tatap muka mereka dengan objek gosip tersebut. Dilanjutkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Yaumul Rizky dan Yolanda Stellarosa tentang preferensi penonton terhadap film Indonesia di Jakarta dengan melihat atribut film. Selanjutnya adalah artikel dengan judul Children in Adult Television World: The Importance of Media Literacy in Family Viewing Habit, karya Tribuana Tungga Dewi & Muhammad Jaka Permana yang masih berada di area literasi media.

    Selain artikel di atas, terdapat juga artikel mengenai pelaksanaan acara The Joy of Children oleh Magdalena Fenisia Caroline yang dilaksanakan bagi anak-anak kurang beruntung di Jakarta untuk menaikkan kesadaran akan isu lingkungan hidup terutama perihal pencemaran air. Masih dengan nuansa anak, Dwi Rizqi Anta dan Arie Prasetio mengulas tentang proses komunikai dan komponen komunikasi dalam membentuk hubungan antara pengajar dan anak jalanan. 

    Sebagai penutup, redaksi Jurnal Communicare berterima kasih atas kesediaan para kontributor, mitra bestari baik dari dalam lingkup LSPR maupun luar LSPR dan juga para pihak yang mendukung Jurnal Communicare dapat terus hadir. Besar harapan kami bahwa Jurnal Communicare dapat terus ikut serta memperkaya dunia komunikasi Indonesia dengan publikasi yang semakin beragam dan mutu yang semakin baik.

    Mengutip Mervin Gordon, “No research is ever quite complete. It is the glory of a good bit of work that it opens the way for something still better.” Tetap semangat dalam berkarya dan salam komunikasi!

  • Communicare
    Vol 3 No 1 (2016)
  • COMMUNICARE
    Vol 3 No 2 (2016)

    Communicare

     

    Kata “communicare” yang menjadi nama jurnal ini dimaksudkan sebagai dua hal. Pertama, bila dimaksudkan sebagai kata kerja transitif dari Bahasa Latin yang berarti “berbagi”, “menerima” dan “bergabung”, maka tindakan-tindakan inilah diantaranya yang menjadi ciri komunikasi antarmanusia. Kedua, kata ini juga bisa berarti gabungan dari dua kata Bahasa Inggris yaitu “communi” (yang merupakan singkatan dari kata “communication”) dan “care” yang kira-kira berarti “komunikasi dengan perhatian/kepedulian”. Hanya “komunikasi dengan perhatian/kepedulian” yang mampu membawa pihak pengirim dan penerima pesan sampai pada kesalingpahaman dan makna yang sama dalam tindakan komunikasi.

     

    Jurnal Communicare diterbitkan untuk memenuhi makna dasar tersebut, yaitu menjadi tempat berbagi pandangan akan ilmu komunikasi yang lalu kemudian diharapkan akan semakin banyak sarjana bergabung menuliskan pemikirannya di sini. Namun tidak cuma itu, jurnal ini juga diharapkan bisa mewakili visi dan misi LSPR sebagai lembaga yang peduli akan masyarakat dalam usaha untuk mencerdasakan bangsa. Kepedulian adalah inti dari komunikasi bila kita ingin memahami apa yang sedang kita pelajari, dan atas dasar pemahaman yang baik itulah perbaikan atasnya akan dimungkinkan.

1 - 7 of 7 items