Author Guidelines

  1. Naskah jurnal yang dikirimkan merupakan hasil penelitian dengan jumlah kata berkisar antara 5000-7000 kata dalam format .doc (Ms. Word)
  2. Naskah diketik dalam format font Times New Roman 12pt, spasi 1.15. Ditulis dengan format essay sehingga tidak ada bentuk bullet dan numbering. Apabila terdapat bagian dari isi artikel yang memerlukan numbering maupun bullet list, maka dapat diubah menjadi paragraf mengalir seperti berikut: (1) satu, (2) dua, dan (3) tiga.
  3. Abstrak tidak lebih dari 200 kata, yang mengandung pentingnya topik, kesenjangan antara teori dan praktik atau antara kenyataan dan harapan, atau pengembangan ilmu, tujuan dari penelitian, metode, temuan, dan kesimpulan.
  4. Pada bagian abstrak, tuliskan dengan huruf tebal: Pendahuluan, tujuan makalah, metode, temuan, dan kesimpulan. (Perhatikan template artikel)
  5. Di bawah abstrak, sekitar 3 hingga 5 kata kunci akan muncul bersama-sama dengan badan utama artikel.
  6. Jurnal mengoperasikan proses peer review dan mempromosikan tinjauan buta. Untuk memfasilitasi proses ini, nama penulis (tanpa gelar akademis), afiliasi kelembagaan, dan alamat email penulis yang sesuai harus muncul hanya pada lembar sampul yang dapat dilepas.
  7. Kontributor harus menyertakan CV singkat yang menggambarkan posisi dan aktivitas mereka saat ini dalam tidak lebih dari 80 kata, sebagai lampiran dalam dokumen terpisah yang diunggah ke OJS.
  8. Artikel ditulis dalam satu bahasa, yaitu bahasa Indonesia dalam ruang tunggal, menggunakan Microsoft Word, ukuran font 12, Times New Roman, margin atas dan kiri 3 cm, margin bawah dan kanan 2,54 cm, ukuran halaman A4.
  9. Garis besar yang digunakan adalah: pengantar (tanpa judul atau subjudul), metode, temuan dan diskusi, kesimpulan, dan referensi. Sub judul di pembahasan saja.
  10. Judul harus kurang dari 12 kata, ditulis dengan huruf besar, terpusat, dengan font size 16.
  11. Pendahuluan harus terdiri dari latar belakang penelitian, konteks penelitian, tinjauan literatur, dan tujuan penelitian. Semua pengantar harus disajikan dalam bentuk paragraf, bukan petunjuk, dengan proporsi 15-20% dari seluruh panjang artikel.
  12. Bagian metode terdiri dari deskripsi mengenai desain penelitian, sumber data, pengumpulan data, dan analisis data disajikan dalam bentuk paragraf.
  13. Bagian temuan dan diskusi terdiri dari deskripsi hasil analisis data untuk menjawab pertanyaan penelitian dan artinya dilihat dari teori saat ini dan referensi dari area yang dibahas.
  14. Bagian kesimpulan terdiri dari ringkasan, penyajian kembali dari temuan utama.
  15. Setiap sumber yang dikutip dalam tubuh artikel harus muncul dalam referensi, dan semua sumber yang muncul dalam referensi harus dikutip dalam tubuh artikel.
  1. Rujukan minimum 60% dari literatur primer yaitu jurnal ilmiah. Buku-buku yang berisi konsep teori boleh dipakai sebagai acuan, tetapi maksimal hanya 40% saja. Jumlah rujukan di daftar pustaka minimal 15 pustaka acuan. Kemutakhiran pustaka rujukan terutama khususnya yang dipakai untuk menjustifikasi orisinalitas atau novelty(di Pendahuluan) sebaiknya 10 tahun terakhir.
  2. Kutipan dilakukan menggunakan braket (nama belakang dan tahun publikasi). Saat sumber dikutip kata demi kata, nomor halaman dimasukkan.
  3. Bukti akan dikirim ke penulis untuk diperbaiki, dan harus dikembalikan ke penerbit sebelum batas waktu yang diberikan.
  4. Kutipan dan referensi mengikuti gaya APA dan yang terakhir harus dimasukkan di akhir artikel.