Pengembangan Potensi Wellness Tourism Melalui E-Booklet Berbasis Design Thinking Di Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.37535/107001120262Keywords:
Pariwisata Kebugaran, E-Booklet, Design Thinking, Tourism, Sustainability TourismAbstract
Karya ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wellness tourism di Kota Bekasi melalui pembuatan media promosi digital berupa E-Booklet, berbasis design thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype dan testing. Kegiatan ini mengidentifikasi kebutuhan wisatawan perkotaan akan fasilitas kesehatan dan kebugaran. Pemetaan destinasi yang berhubungan dengan pariwisata kebugaran di Kota Bekasi dilakukan dengan konsep 3A (Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan E-Booklet dengan desain visual yang modern dan informatif efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan minat masyarakat terhadap pilihan pariwisata kebugaran di perkotaan. Proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai panduan praktis bagi wisatawan, melainkan juga sebagai strategi komunikasi pemasaran yang memperkuat citra Kota Bekasi sebagai destinasi wisata kebugaran yang potensial di tengah kehidupan perkotaan yang padat, dan media promosi digital yang dapat digunakan oleh pemerintah Kota Bekasi dan pelaku usaha pariwisata kebugaran di Kota Bekasi untuk memperluas jaringan promosi dan meningkatkan minat wisatawan terhadap pariwisata kebugaran di Kota Bekasi.
References
Adyana, M. B. (2024). Engembangan Konsep Wellness Tourism Pada Kota-Kota Metropolitan Di Indonesia. Peta - Jurnal Pesona Pariwisata, 1(2), 144–147. https://doi.org/10.33005/peta.v1i2.39
Fitriani, S., Koerniawaty, F. T., & Sinaga, F. (2024). Strategi Pengembangan Wellness Tourism Melalui Pemberdayaan Umkm Di Desa Wisata Hijau Bilebante. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(2), 1141-1154.
Global Wellness Institute. (2020). Global wellness economy monitor 2020. Global Wellness Institute.
Hutagalung, K. G. S. M., Parastiwi, A., & Sumarna, A. D. (2021). Design thinking dan inovasi. Universitas Nasional.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Indonesia wellness tourism strategy. Kemenparekraf RI.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2023). Wellness journey across the Java wonders. Kemenparekraf
Kristiana Putri, K., Karina Putri, I., & Suryaningsih, I. (2022). Implementasi Pemasaran Digital Dalam Mempromosikan Health And Wellness Tourism Di Gdas Bali Health And Wellness Resort Ubud. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 6(1), 125-131. doi:10.37484/jmph.060113
Luthfiya, D. P., Susanto, E., & Andrianto, T. (2021). Applying the technology acceptance model to design wellness tourism e-guidebook. Journal of Tourism Sustainability, 1(2), 82-94.
Naftali, D. P. S., Kartika, T., & Edison, E. (2024). Strategi Pengembangan Potemsi Wellness Tourism di Desa Canden Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. JoTHH, 1(1), 54-67.
Rahyuda, I. (2022). Strategi pengembangan destinasi wellness tourism. Widina Media Utama.
Ramdani, D. (2025). World wellness tourism strategy. PT Mafy Media Literasi Indonesia.
Resyakila. (2022). Design thinking dan memanfaatkannya untuk membangun bisnis. Elementa Media.
Sari, I. A. P. W. I. (2023). E-booklet as communication strategy to influence change on tourist’s behaviour in Bali. Bali Tourism Journal, 7(2), 22–26.
World Health Organization. (2022). Mental health: Strengthening our response. World Health Organization.


